Postinganku Hari Ini
[9/4 06.59] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 𝕶𝖚𝖒𝖆𝖗𝖎 ☝: ☪️
*MENJAGA PRODUKTIVITAS HORMON ENDORFIN*
*"Boleh jadi saat engkau tidur terlelap, pintu-pintu langit sedang diketuk oleh puluhan do’a kebaikan untukmu..!"*
Boleh jadi ia datang dari seorang fakir yang telah engkau tolong. Atau dari orang kelaparan yang telah engkau beri makan atau dari seorang yang sedih yang telah engkau bahagiakan.
Atau dari seseorang yang telah engkau berikan senyuman, atau dari seseorang yang dihimpit kesulitan dan telah engkau lapangkan.
*"Maka, janganlah engkau sekali-kali meremehkan sebuah kebaikan.”* (Ibnu Qayyim Al-Jauziyah-Miftah Daaris Sa’aadah)
Rasulullah SAW bersabda:
"Bertakwalah kalian kepada Allah dan hendaknya kalian saling berdamai dan memaafkan, Sesungguhnya Allah SWT mendamaikan persoalan yang terjadi di antara kaum muslimin." (Al-Hakim) .
Amalan hati yang nilainya tinggi dan dicintai Allah SWT adalah: Meminta MAAF, Memberi MAAF, dan Saling Memaafkan. Juga saat ikhtiarmu yang gigih dalam menyelamatkan seseorang jatuh pada kekufuran.
Amalan itu semua tak mungkin lahir dan terwujud, kecuali dari orang yang tetap menjaga konsistensinya dalam kebaikan.
Saat kau memberi pertolongan pada seseorang yang butuh pertolongan.
Saat kau bisa menyelamatkan orang yang sedang putus asa, lantaran wasilah sedekahmu yang tepat waktu kau berikan kepadanya.
Saat kau tunjuki dia dengan hujah-hujah tauhidmu dengan gigih siang malam, lalu dia mendapat hidayah dengan izinNya, lalu ia selamat dari kubangan api neraka.
Jika kau memberi pada seseorang, jika kau menolong orang yang sedang dalam kesulitan. Lalu dengan itu engkau berbahagia karenanya.
Maka hakikatnya, produksi hormon endorfin dalam tubuhmu sedang bekerja sangat intens, yang membuatmu jadi bahagia.
Maka sejatinya, bukan hanya si penerima kebaikan yang berbahagia. Tapi justru yang lebih berbahagia adalah si pemberi.
Karena produksi hormon endorfin itu justru lebih banyak diproduksi oleh si pemberi.
Maka konsistensi beramal solih, memberi pertolongan dalam bentuk materi atau immateri, bersedekah di waktu lapang maupun sempit, membimbimbing seseorang menuju pintu hidayahnya, berjihad di jalanNya dalam keadaan suka maupun duka.
Konsistensi berada dalam jalan yang benar hingga akhir hayat. Itulah sejatinya, makna syawal yang kita harus rayakan hari ini dengan segala atribut sukacita lahir dan batin. Agar kita tetap bahagia.
Karena sesungguhnya, produksi endorfin (hormon yang membuat orang bahagia), sesungguhnya banyak diproduksi oleh orang-orang yan aktif beramal dan berbuat baik pada orang lain.
Bentar lagi Syawal tahun ini berakhir. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, maka hendaknya kebahagiaanmu terus meningkat dan meninggi[]Sut
☪️
*Madrasatuna*
[9/4 06.59] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 𝕶𝖚𝖒𝖆𝖗𝖎 ☝: 𝗛𝗶𝗸𝗺𝗮𝗵 𝗣𝗮𝗴𝗶
Bukanlah luasnya rezeki itu diukur dari banyaknya harta, dan bukan pula panjangnya umur dari banyaknya bulan dan tahun. Akan tetapi, luasnya rezeki dan panjangnya umur terletak pada keberkahan di dalamnya [Ibnul Qoyyim rahimahullah]
=============
وَلَيْسَتْ سَعَةُ الرِّزْقِ وَالْعَمَلِ بِكَثْرَتِهِ، وَلَا طُولُ الْعُمْرِ بِكَثْرَةِ الشُّهُورِ وَالْأَعْوَامِ، وَلَكِنْ سَعَةُ الرِّزْقِ وَطُولُ الْعُمْرِ بِالْبَرَكَةِ فِيهِ (الداء والدواء ٢٠١)
[9/4 06.59] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 𝕶𝖚𝖒𝖆𝖗𝖎 ☝: 🕊️
*إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ*
_“Sesungguhnya agama yang diridhai di sisi Allah hanyalah Islam.” (QS. Ali Imran: 19)_
📚 *Kalender Harian*
✍🏻
[9/4 06.59] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 𝕶𝖚𝖒𝖆𝖗𝖎 ☝: *MUNAJATQU*
Kamis, 9 April 2026/20 Syawal 1447 H
بسم الله الرحمن الرحيم
أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ الَّذِيْ لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَىٰ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ
*Yaa Allah yaa Rabb..*
*Kami mohon Ampun dan bertaubat kepadaMU*
*Engkaulah Maha pemberi ampunan dan Penerima Taubat kami Bimbinglah kami dan limpahkanlah Rahmat, Hidayah, serta TaufiqMu agar kami selalu Istiqamah kepadaMU disisa usia yg Engkau karuniakan kepada kami…..*
Ya Allah Indahkan hariku dengan kesehatan , rejeki yang halal , penuh keberkahan , anugrahkan cinta dan kesetiaan serta jagalah orang orang yang ku sayangi dimanapun berada
Ya Allah, selamatkanlah tubuhku ini (dari penyakit yang tidak kuinginkan). Jadikan kami hamba yang penyabar saat Engkau uji dan Hamba yang pandai bersyukur saat Engkau beri nikmat
Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran. Sungguh aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, tiada Ilah kecuali Engkau.
ﺁﻣِﻴْﻦُ ﻳَﺎ ﺭَﺏَّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦ
Barakallahu fiikum 🤲
[9/4 06.59] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 𝕶𝖚𝖒𝖆𝖗𝖎 ☝: Inspirasi Pagi :
---------
Makkah, 9 April 2026
Bahagia ketika menerima adalah biasa.
Tapi Bahagia ketika memberi adalah luar biasa.
"Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat buruk (kikir); .... (Qs Al-Baqarah 268).
Tetap Semangat.
————
HJS
Komentar
Posting Komentar