Postinganku Hari Ini

 [22/8 07.02] ๐•ฐ๐–“๐–‰๐–—๐–† ๐•ถ๐–š๐–’๐–†๐–—๐–Ž ☝: ๐Ÿ•Š️

*ูˆَุงู„ู„َّู‡ِ ุฅِู†ِّูŠ ู„َุฃَุณْุชَุบْูِุฑُ ุงู„ู„َّู‡َ ูˆَุฃَุชُูˆุจُ ุฅِู„َูŠْู‡ِ ูِูŠ ุงู„ْูŠَูˆْู…ِ ุฃَูƒْุซَุฑَ ู…ِู†ْ ุณَุจْุนِูŠู†َ ู…َุฑَّุฉً*


_"Demi Allah, sungguh aku benar-benar memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali.” (HR. Bukhari)_



*Barakallahu fiikum*๐Ÿคฒ๐Ÿคฒ๐Ÿคฒ

[22/8 07.40] ๐•ฐ๐–“๐–‰๐–—๐–† ๐•ถ๐–š๐–’๐–†๐–—๐–Ž ☝: ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู…


๐Ÿ’ฆ๐Ÿ›ฉ️๐Ÿ•‹⭐“Jika Sahabatmu Berlaku Buruk Terhadapmu…”


Ada kalanya kita diperlakukan buruk oleh seseorang, padahal kita tidak pernah menginginkan keburukan untuknya.

Namun Islam mengajarkan kita untuk tidak membalas keburukan dengan keburukan.

.

Jika seseorang berbuat buruk kepada kita, jangan biarkan keburukan itu menghapus seluruh kebaikan yang pernah kita lakukan.


Dan jika seseorang berbuat baik kepada kita, jangan biarkan satu kesalahan membuat kita melupakan begitu banyak kebaikannya.

.

Catat kebaikan di atas batu, dan tulislah keburukan di atas pasir.


Agar kebaikan tetap dikenang, sementara keburukan mudah dihapus oleh waktu dan kelapangan hati.


Belajarlah memaafkan.

Bukan karena mereka selalu benar, tetapi karena kita ingin hati kita tetap bersih.

.

Semoga Allah menjadikan kita orang yang mudah memaafkan dan tidak gemar menyimpan dendam๐Ÿคฒ๐Ÿป



๐Ÿ’ฆ Silahkan gabung di group Whats

[22/8 07.40] ๐•ฐ๐–“๐–‰๐–—๐–† ๐•ถ๐–š๐–’๐–†๐–—๐–Ž ☝: ADA satu hal, dimana  manusia tidak mau mengalaminya. Bahkan ia berusaha  melarikan diri darinya dan enggan berjumpa dengannya. Padahal hal itu pasti terjadi, mau atau tidak mau, suka atau tidak suka. Itulah  peristiwa kematian. 


Kematian adalah berpisahnya roh seseorang dari jasadnya. Perpisahan ini  bersifat permanen dan  selamanya. Jika   sementara disebut tidur. Tidur adalah saudaranya kematian. Itulah mengapa doa menjelang dan bangun tidur itu berkaitan dengan hidup dan mati. 


“Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati” 


“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami kembali setelah mematikan kami dan kepada-Nya-lah kami kembali”


Saat mendengar kabar duka karena kematian seseorang kita menyebut kalimat istirja, yaitu ucapan “inna lillahi wa inna ilaihi raji’un”, sebagaimana firman-Nya,

 

ุงَู„َّุฐِูŠْู†َ ุงِุฐَุงٓ ุงَุตَุงุจَุชْู‡ُู…ْ ู…ُّุตِูŠْุจَุฉٌ ۗ ู‚َุงู„ُูˆْุٓง ุงِู†َّุง ู„ِู„ّٰู‡ِ ูˆَุงِู†َّุงٓ ุงِู„َูŠْู‡ِ ุฑٰุฌِุนُูˆْู†َۗ


“(Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan “Innฤ lillฤhi wa innฤ ilaihi rฤji‘ลซn”, sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya hanya kepada-Nya kami akan kembali)” (QS. Al-Baqarah: 156)


Dalam ayat lainnya, Allah berfirman,


ุงَู„ู„ّٰู‡ُ ูŠَุชَูˆَูَّู‰ ุงู„ْุงَู†ْูُุณَ ุญِูŠْู†َ ู…َูˆْุชِู‡َุง ูˆَุงู„َّุชِูŠْ ู„َู…ْ ุชَู…ُุชْ ูِูŠْ ู…َู†َุงู…ِู‡َุง ۚ ูَูŠُู…ْุณِูƒُ ุงู„َّุชِูŠْ ู‚َุถٰู‰ ุนَู„َูŠْู‡َุง ุงู„ْู…َูˆْุชَ ูˆَูŠُุฑْุณِู„ُ ุงู„ْุงُุฎْุฑٰู‰ٓ ุงِู„ٰูٓ‰ ุงَุฌَู„ٍ ู…ُّุณَู…ًّู‰ۗ ุงِู†َّ ูِูŠْ ุฐٰู„ِูƒَ ู„َุงٰูŠٰุชٍ ู„ِّู‚َูˆْู…ٍ ูŠَّุชَูَูƒَّุฑُูˆْู†َ


“Allah menggenggam nyawa (manusia) pada saat kematiannya dan yang belum mati ketika dia tidur. Dia menahan nyawa yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan nyawa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti (kekuasaan) Allah bagi kaum yang berpikir” (QS. Az-Zumar: 42)


Tidur merupakan kondisi yang sebetulnya sangat mendekati kematian. Saat itu Allah melepas roh dari jasad seseorang dan menahannya dalam genggaman-Nya. Bagi yang esok harinya masih ada jatah umur, maka roh tersebut dikembalikan lagi ke dalam jasadnya semula. Namun bagi sesiapa yang Allah telah tetapkan kematiannya, maka roh tersebut yang berada di tangan-Nya itu, ditahan-Nya dan tidak dikembalikan ke dalam jasad atau tubuh orang yang bersangkutan. Inilah kematian.


Jadi fase tidur itu sebetulnya fase yang rawan. Saat tidur kita kehilangan kesadaran sebagai manusia karena ketiadaan ruh dalam jasad. 


Maka hendaknya setiap mukmin merasa khawatir setiap jelang tidur dan memperbanyak istighfar  hingga  menghantarkan kita  memasuki pintu gerbang tidur. Apakah untuk sementara atau selamanya? Wallahu ‘alam, Dialah Yang Maha mengetahui segala[]Acha


☪️

*Madrasatuna*

[22/8 07.41] ๐•ฐ๐–“๐–‰๐–—๐–† ๐•ถ๐–š๐–’๐–†๐–—๐–Ž ☝: *MUNAJATQU*


Sabtu, 22 Agustus 2026 / 09 Rabi'ul Awwal 1448 H


ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู…


ุงَู„ู„ّٰู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ุณَูŠِّุฏِู†َุง ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَุนَู„َู‰ ุขู„ِ ุณَูŠِّุฏِู†َุง ู…ُุญَู…َّุฏٍ


*Ya Allah Yang Maha Kuasa,* sanjung kebesaran, puja dan puji keagungan kami panjatkan ke hadirat-Mu, ya Allah. Pada pagi hari ini kami mohon kepada-Mu keberkahan dan taburan rahmat-Mu senantiasa mengucur menyirami keluarga kami.


Atas keberkahan-Mu kami dapat menikmati pagi dan karena berkah-Mu kami dapat menghadapinya hingga berada di sore hari. Karena-Mu pula kami bisa hidup kelak hingga kami wafat. Hanya kepada-Mu kelak kami akan kembali.


*Yaa Allah,*

Ya Rabb-ku, aku memohon kepada-Mu atas kebaikan malam ini dan malam sesudahnya.


*Ya Allah Yang Maha Melindungi,*


Aku memohon perlindungan-Mu dari segala bentuk kemalasan dan keburukan di masa tua. Selain itu, aku juga memohon perlindungan dari siksa api neraka dan siksa kubur serta Dajjal.


*Ya Allah Pemberi Rezeki,*


*Kami mohon cukupkanlah kami dengan segala bentuk rezeki yang halal dan jauhkanlah kami dari rezeki yang haram. Selain itu, cukupkanlah juga kami dengan karunia-Mu dari bergantung hanya kepada-Mu.*


*Ya Allah,* aku minta kepada-Mu akan pemberian rezeki yang halal, luas, dan baik serta thayyib. Sesungguhnya Engkau Maha atas segala-galanya.


๏บ๏ปฃِ๏ปดْ๏ปฆُ ๏ปณَ๏บŽ ๏บญَ๏บَّ ๏บ๏ปŸ๏ปŒَ๏บŽ๏ปŸَ๏ปคِ๏ปด๏ปฆ

Barakallahu fiikum ๐Ÿคฒ

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inspirasi Pagi