PostinganKu Hari ini

 [24/6 06.44] EndraKumari: 𝗛𝗶𝗸𝗺𝗮𝗵 𝗣𝗮𝗴𝗶

 

Seorang mukmin dalam menunjukkan aib saudaranya kepadanya ibarat cermin yang sangat jernih, yang memantulkan keseluruhan gambar, bahkan yang kecil sekalipun


Maka, ketika seorang mukmin memandang saudaranya, ia akan mampu memahami berbagai makna dan isyarat yang tersirat di balik keadaannya. 


Jika kemudian tampak padanya suatu aib yang serius, ia akan berusaha mengatasinya, dan jika saudaranya memperbaiki diri, ia pun akan menjalin persahabatan dengannya 


[Syarafuddien Ath-Thoyyibi rahimahullah]



===========

إِنَّ الْمُؤْمِنَ فِي إِرَاءَةِ عَيْبِ أَخِيهِ إِلَيْهِ كَالْمِرْآةِ الْمَجْلُوَّةِ الَّتِي تُحَكِّي كُلَّ مَا ارْتَسَمَ فِيهَا مِنَ الصُّوَرِ وَلَوْ كَانَ أَدْنَى شَيْءٍ، فَالْمُؤْمِنُ إِذَا نَظَرَ إِلَى أَخِيهِ يَسْتَشِفُّ مِنْ وَرَاءِ حَالِهِ تَعْرِيفَاتٍ وَتَلْوِيحَاتٍ، فَإِذَا ظَهَرَ لَهُ مِنْهُ عَيْبٌ قَادِحٌ كَافَحَهُ، فَإِنْ رَجَعَ صَادَقَهُ (فيض القدير ٦/٢٥١)

[24/6 06.44] EndraKumari: 🕌 *TODAY's MUHASABAH* 🕌


*Saudaraku,*

Nikmat yang Allah Azza wa Jalla berikan kepada kita sebenarnya jauh lebih besar daripada nikmat yang kita minta... 


Saat kita meminta hanyalah sesuai hajat kita. Tetapi apa yang Allah Azza wa Jalla berikan jauh lebih banyak dari yang kita duga dan minta...


Hanya karena keterbatasan ilmu dan tertutupnya mata hati, membuat kita tidak menyadari betapa besarnya nikmat dan karunia-Nya...


*Saudaraku,*

Ketika kita meminta kecukupan rezeki, sertailah dengan meminta tawakal.

Ketika kita meminta tambahnya nikmat, sertailah dengan meminta kemampuan untuk bisa bersyukur.

Ketika kita meminta terlepas dari musibah, sertailah dengan meminta kemampuan untuk bersabar atas pilihan takdir-Nya...


Kita adalah makhluk yang lemah dan cenderung lupa diri, maka senantiasalah memohon pertolongan Allah Azza wa Jalla...




____________________________✒️

[24/6 06.44] EndraKumari: *🌏 KULIAH SUBUH*

•~~~~~~~~~~~~~


*🌸 KEMATIAN PASTI AKAN MENDATANGIMU 🌸*

______________________________________________


*Kehidupan manusia didunia tidaklah kekal, kematian pasti akan menghampiri siapapun yang ada di dunia ini dan tidak ada yang bisa menghindar darinya.*


Allah Ta'ala berfirman,


كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُم بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ 


*“Setiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati, dan Kami menguji kalian dengan kejelekan dan kebaikan sebagai satu fitnah (ujian), dan hanya kepada Kami lah kalian akan dikembalikan.”*

(QS. Al-Anbiya': 35)


Tua, muda, anak-anak, laki-laki dan wanita semua akan mengalaminya. Orang kaya maupun orang miskin. Orang yang memiliki kedudukan serta orang yang tidak memiliki kedudukan semuanya akan merasakan yang namanya kematian, mereka tidak akan bisa menghindar darinya walaupun ia menbangun sebuah bangunan yang besar untuk menghalau kematian serta menyiapkan para pengawal yang kuat agar dapat menjaga dirinya. Semua itu merupakan kesia-siaan.


Allah Ta'ala berfirman,


أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِككُّمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنتُمْ فِي بُرُوجٍ مُّشَيَّدَةٍ ۗ 


*“Di mana saja kalian berada, kematian pasti akan mendapati kalian, walaupun kalian berada di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.”*

(QS. An-Nisa': 78)


Ketika kematian telah datang, tak ada seorangpun yang dapat mengelak dan menundanya.


Allah Ta'ala berfirman,


 ۖ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ 


*“Maka apabila telah tiba ajal mereka (waktu yang telah ditentukan), tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak pula mereka dapat mendahulukannya.”*

(QS. An-Nahl: 61)


Allah Ta'ala berfirman,


 وَلَن يُؤَخِّرَ اللَّهُ نَفْسًا إِذَا جَاءَ أَجَلُهَا ۚ وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ 


*“Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan kematian seseorang apabila telah datang ajal/waktunya.”*

(QS. Al-Munafiqun: 11)


Maka persiapkanlah diri kalian dan kumpulkanlah bekal sebanyak-banyaknya untuk menghadapi kematian, dan sebaik-baik bekal adalah amalan shalih yang dikerjakan selama di dunia ini.


Allah Ta'ala berfirman,


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ 


*“Dan hendaklah setiap jiwa memerhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat).”*

(QS. Al-Hasyr: 18)


Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan ayat di atas dengan menyatakan,

*“Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab, dan lihatlah amal shalih apa yang telah kalian tabung untuk diri kalian sebagai bekal di hari kebangkitan dan hari diperhadapkannya kalian kepada Rabb kalian.”*

(Al-Mishbahul Munir fi Tahdzib Tafsir Ibni Katsir, hal. 1388)


Dan janganlah engkau termasuk dalam golongan orang-orang yang menyesal di akhirat kelak, pada hari itu penyesalan sudah tidak akan berguna lagi.


Allah Ta'ala berfirman,


وَأَنفِقُوا مِن مَّا رَزَقْنَاكُم مِّن قَبْلِ أَن يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُن مِّنَ الصَّالِحِينَ 


*“Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepada kalian sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kalian, lalu ia berkata, ‘Wahai Rabbku, mengapa Engkau tidak menangguhkan kematianku sampai waktu yang dekat hingga aku mendapat kesempatan untuk bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang shalih?’.”*

(QS. Al-Munafiqun: 10)


Wallahu a'lam bish-shawaab


______________________________

[24/6 06.44] EndraKumari: 🌸  بسم الله........


🥀


*💐Masihkah Kita Lalai??*



Setiap waktu yang kita lalui sesungguhnya kita berjalan menuju ajal dalam setiap detiknya.


Lihatlah bukankah setiap perputaran jarum jam pada porosnya sejatinya adalah umur kita kian menua ?


Tidakkah hari-hari kalender yang kita sobek, pekan, bulan yang terlewat dan pergantian tahun sebenarnya hanya mengantar kita semakin dekat ke liang lahat ?


Lantas masihkah kita lalai menyiapkan bekalnya ?


Ingatlah, bahwa kematian bergerak terus tak mengenal waktu siang-malam, pagi-sore,


Ia datang di lautan dan di daratan, ia menemui tua-muda, pria-wanita, siapa saja.


Ia terus bergerak secara konsisten kepada kita dengan kecepatan 60 detik/menit tanpa pernah berhenti untuk beristirahat.


Dan demikian, pasti akan tiba saatnya, kematian akan datang menemui kita.


Semoga menjadi renungan kita semua dan semoga Allah ta'ala mengampuni dosa-dosa kita serta memberikan akhir kehidupan kita Husnul Khatimah

[24/6 06.44] EndraKumari: Inspirasi Pagi :


Bersyukur memang tidak akan mengubah isi dompetmu ataupun mengubah keadaanmu dalam sekejap.


Tapi bersyukur akan menguatkan langkahmu dalam menjalani kehidupan dan kau akan melihat perubahannya.


SETUJU ?........


"Jika kau bersyukur maka nikmatmu akan bertambah...." (QS. Ibrahim ayat 7)


Tetap Semangat.

--------------

HJS

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Sahabat Nabi SAW

Inspirasi Pagi