Postinganku Hari Ini
[1/7 07.32] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 𝕶𝖚𝖒𝖆𝖗𝖎 ☝: 🕊️
*عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ، فَإِنَّهُ دَأْبُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ، وَقُرْبَةٌ إِلَى رَبِّكُمْ، وَمَكْفَرَةٌ لِلسَّيِّئَاتِ، وَمَنْهَاةٌ عَنِ الْإِثْمِ*
_"Hendaklah kalian membiasakan shalat malam, karena itu adalah kebiasaan orang-orang saleh sebelum kalian, mendekatkan diri kepada Tuhan kalian, menghapus dosa-dosa, dan mencegah dari perbuatan dosa." (HR. Tirmidzi)_
Barakallahu fiikum 🤲
[1/7 07.32] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 𝕶𝖚𝖒𝖆𝖗𝖎 ☝: 𝗛𝗶𝗸𝗺𝗮𝗵 𝗣𝗮𝗴𝗶
Tidak ada kebaikan dalam kehidupan ini kecuali bagi salah satu dari dua golongan manusia: orang yang mendengarkan dengan saksama lalu memahami, atau orang yang berbicara dengan ilmu [Abu Darda' radhiyallahu'anhu]
==============
لَا خَيْرَ فِي الْحَيَاةِ إِلَّا لِأَحَدِ رَجُلَيْنِ: مُنْصِتٌ وَاعٍ، أَوْ مُتَكَلِّمٌ عَالِمٌ (روضة العقلاء ٤٢)
[1/7 07.32] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 𝕶𝖚𝖒𝖆𝖗𝖎 ☝: KETIKA USIAMU SUDAH TUA!!!
Segala puji bagi Allah yang telah memberikan umur kepada hamba-Nya. Namun setiap umur yang bertambah sejatinya adalah tanda bahwa waktu menuju perjumpaan dengan Allah semakin dekat. Karena itu, seorang mukmin tidak menjadikan usia tua sebagai alasan untuk lalai, tetapi sebagai kesempatan terakhir untuk memperbanyak bekal menuju akhirat.
Allah Ta'ala berfirman:
> "Dan barang siapa Kami panjangkan umurnya, niscaya Kami kembalikan dia kepada awal kejadiannya (lemah). Maka apakah mereka tidak mengerti?"
(QS. Yasin: 68)
Usia tua adalah fase ketika kekuatan mulai berkurang, rambut memutih, penglihatan melemah, dan tubuh tidak lagi sekuat dahulu. Semua itu adalah tanda bahwa dunia bukanlah tempat tinggal yang kekal.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
> "Manfaatkanlah lima perkara sebelum datang lima perkara: masa mudamu sebelum masa tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum miskinmu, waktu luangmu sebelum sibukmu, dan hidupmu sebelum matimu."
(HR. Al-Hakim, dinyatakan shahih oleh sebagian ulama)
Maka, ketika usia telah senja, hendaknya seorang muslim semakin memperbanyak taubat, shalat, membaca Al-Qur'an, berdzikir, berdoa, bersedekah, berbakti kepada kedua orang tua (bila masih hidup), menyambung silaturahmi, dan menjauhi dosa-dosa yang dahulu mungkin diremehkan.
Jangan sampai usia yang panjang justru dipenuhi kelalaian. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
> "Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat hingga ia ditanya... tentang umurnya, untuk apa ia habiskan."
(HR. At-Tirmidzi, hasan shahih)
Usia tua juga bukan saatnya mempertahankan kesombongan atau memperbanyak perdebatan. Justru inilah waktu untuk merendahkan diri di hadapan Allah, memperbanyak istighfar, memperbaiki akhlak, meminta maaf kepada sesama, dan mempersiapkan diri menghadapi kematian yang pasti datang.
Allah Ta'ala berfirman:
> "Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap jiwa memperhatikan apa yang telah dipersiapkannya untuk hari esok (akhirat)."
(QS. Al-Hasyr: 18)
Para ulama Ahlus Sunnah menjelaskan bahwa husnul khatimah bukan diraih dengan angan-angan, tetapi dengan istiqamah di atas tauhid, mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, menjauhi syirik, bid'ah, dan maksiat, serta terus bertaubat hingga ajal menjemput.
Jangan menunda taubat hanya karena merasa masih ada waktu. Betapa banyak orang yang tidak sempat menikmati hari esok. Sebaliknya, betapa beruntungnya orang yang Allah beri usia panjang lalu menggunakannya untuk beramal saleh.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
> "Sebaik-baik manusia adalah yang panjang umurnya dan baik amalnya."
(HR. At-Tirmidzi, shahih)
Renungkanlah...
Jika rambutmu telah memutih, tenaga telah melemah, dan usia telah menua, jangan biarkan hati tetap lalai. Jadikan sisa umur sebagai kesempatan memperbanyak amal saleh. Bisa jadi hari ini adalah kesempatan terakhirmu untuk bertaubat, bersujud, dan memohon ampun kepada Allah.
Semoga Allah menutup usia kita di atas tauhid, sunnah, dan dalam keadaan husnul khatimah. Aamiin.
FB: Andi Yushar
[1/7 07.32] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 𝕶𝖚𝖒𝖆𝖗𝖎 ☝: *MUNAJATQU*
Rabu, 1 Juli 2026 / 16 Muharram 1448 H
بسم الله الرحمن الرحيم
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ
Ya Allah,
Aku bersyukur kepada-Mu karena masih bisa melihat indahnya pagi hari ini. Engkau Yang Maha Menghidupkan dan Mematikan. Berikan aku petunjuk-Mu untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan diri ini.
*Ya Allah,*
*Bimbing kami agar bisa menemukan mutiara di balik semua kesusahan. Penuhi hati kami dengan kesabaran, dan atasnya Engkau menaikkan derajat kami di sisi-Mu. Aku tidak meminta Engkau berhenti memberikanku ujian. Hanya saja, berikan aku kemudahan di setiap apa pun yang aku lakukan.*
Ya Allah,
Kami mohon kelak di akhirat agar Engkau meridhai kami, merahmati kami, dan mengampuni kami. Jadikan sujud kami menjadi sujud yang penuh nikmat kepada-Mu. Jadikan sedekah kami menjadi jalan yang membuat kami akrab dengan-Mu. Jadikan amal-amal kami sebagai amal-amal yang tulus karena-Mu.
Ya Allah,
Jangan biarkan kesibukan dunia membutakan hati kami. Jangan biarkan hawa nafsu membuat kami terperosok dalam maksiat.
Jika saat ini saudara-saudaraku tersenyum, semoga menjadi ibadah baginya. Jika ia bersedih, semoga kesedihannya bisa menghidupkan hati dan jiwanya. Jika ia sakit, semoga menjadi penggugur dosa-dosanya. Jika ia ragu serta bimbang, mantapkan pendirian di hatinya.
Semoga apa yang ia lakukan hari ini, esok, dan di kemudian hari jauh lebih baik dari waktu yang telah lalu.
Luaskanlah rezekinya, mudahkan segala urusannya, jauhkan ia dari segala penyakit, fitnah, prasangka keji, dan mungkar, serta terimalah semua amal ibadahnya. Kelak jadikanlah ia sebagai penghuni surga-Mu.
Ya Allah,
Perdalam lagi rasa sabarku.
Perluas lagi rasa syukurku.
Perkuat lagi hati dan bahuku.
Jadikanlah aku seikhlas-ikhlasnya atas apa yang Kau kehendaki. Aku percaya bahwa apa yang terjadi hari ini, esok, dan nanti adalah takdir dari-Mu, ya Allah.
Ya Allah,
Tanamkanlah kecintaan terhadap keimanan dalam hati kami dan jadikan iman itu penyejuk kehidupan kami.
Wahai Dzat Yang Maha Membolak-balikkan h ati, teguhkanlah hati kami di atas agama-Mu.
ﺁﻣِﻴْﻦُ ﻳَﺎ ﺭَﺏَّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦ
Barakallahu fiikum🤲
Komentar
Posting Komentar