Postinganku Hari Ini
[4/10 05.40] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 𝕶𝖚𝖒𝖆𝖗𝖎 ☝: 🕊️
*حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتٌّ* قِيلَ: مَا هُنَّ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: إِذَا لَقِيتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ، وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ، وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْهُ، وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَشَمِّتْهُ، وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ، وَإِذَا مَاتَ فَاتَّبِعْهُ
_“Hak seorang Muslim atas Muslim lainnya ada enam.”_
Para sahabat bertanya, “Apa saja itu, wahai Rasulullah?”
Beliau menjawab: “Apabila engkau bertemu dengannya, ucapkanlah salam; apabila ia mengundangmu, penuhilah undangannya; apabila ia meminta nasihat kepadamu, nasihatilah; apabila ia bersin lalu memuji Allah, doakanlah; *apabila ia sakit, jenguklah;* dan apabila ia meninggal, iringilah jenazahnya.” (HR. Muslim)
*Barakallahu fiikum* 🤲🤲🤲
[4/10 08.49] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 𝕶𝖚𝖒𝖆𝖗𝖎 ☝: 𝗛𝗶𝗸𝗺𝗮𝗵 𝗣𝗮𝗴𝗶
Berpegang teguhlah kalian pada kejujuran. Jika salah seorang di antara kalian mengira bahwa kejujuran akan membinasakannya, sesungguhnya justru kejujuran itulah yang akan menyelamatkannya [Umar bin Khattab radhiyallahu'anhu]
==========
عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ، فَإِنْ ظَنَّ أَحَدُكُمْ أَنَّهُ مُهْلِكُهُ فَإِنَّهُ أَنْجَى لَهُ (حلية الأولياء ٢٨٧/٧)
[4/10 10.48] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 𝕶𝖚𝖒𝖆𝖗𝖎 ☝: •┈┈┈┈•✦🌀﷽ 🌀✦•┈┈┈┈•
اَلسَّلَامُے عَلَيْكُمْے وَرَحْمَةُ اللَّهےِوَبَرَكاَتُهْے
🆂︎🆄︎🅳︎🅰︎🅷︎🅺︎🅰︎🅷︎ 🅱︎🅰︎🅲︎🅰︎ 🆀︎🆄︎🆁︎🅰︎🅽︎ 🅷︎🅰︎🆁︎🅸︎ 🅸︎🅽︎🅸︎
🔰𝗖𝗔𝗥𝗔 𝗠𝗘𝗠𝗕𝗨𝗔𝗡𝗚 𝗠𝗨𝗦𝗛𝗔𝗙 𝗔𝗟-𝗤𝗨𝗥'𝗔𝗡 𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗧𝗜𝗗𝗔𝗞 𝗧𝗘𝗥𝗣𝗔𝗞𝗔𝗜
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du
𝗔𝗱𝗮 𝗯𝗲𝗯𝗲𝗿𝗮𝗽𝗮 𝗰𝗮𝗿𝗮 yang dijelaskan ulama,
✅ 𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗺𝗮, Mushaf bekas itu dikubur dalam tanah.
𝗜𝗻𝗶 𝗮𝗱𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗸𝗲𝘁𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 madzhab hanafi dan hambali.
✅ 𝗔𝗹-𝗛𝗮𝘀𝗳𝗮𝗸𝗶, ulama madzhab hanafi mengatakan,
الْمُصْحَفُ إذَا صَارَ بِحَالٍ لَا يُقْرَأُ فِيهِ : يُدْفَنُ ؛ كَالْمُسْلِمِ
“Mushaf yang tidak lagi bisa terbaca, dikubur, sebagaimana seorang muslim.” (ad-Dur al-Mukhtar, 1:191).
𝗨𝗹𝗮𝗺𝗮 𝗹𝗮𝗶𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 memberikan 𝗰𝗮𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 kaki untuk ad-Dur al-Mukhtar mengatakan,
أي يجعل في خرقة طاهرة ، ويدفن في محل غير ممتهن ، لا يوطأ
𝗠𝗮𝗸𝘀𝘂𝗱𝗻𝘆𝗮, lembaran mushaf itu diletakkan di kain yang suci, kemudian dikubur di tempat yang tidak dihinakan (seperti tempat sampah), dan tidak boleh diinjak.
✅ 𝗔𝗹-𝗕𝗮𝗵𝘂𝘁𝗶 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗴𝗮𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻,
“𝗝𝗶𝗸𝗮 𝗮𝗱𝗮 𝗠𝘂𝘀𝗵𝗮𝗳 Alquran yang sudah usang maka dia 𝗱𝗶𝗸𝘂𝗯𝘂𝗿, berdasarkan ketegasan dari Imam Ahmad.
✅ 𝗜𝗺𝗮𝗺 𝗔𝗵𝗺𝗮𝗱 menyebutkan bahwa Abul Jauza mushafnya telah usang.
𝗞𝗲𝗺𝘂𝗱𝗶𝗮𝗻 𝗯𝗲𝗹𝗶𝗮𝘂 menggali di tanah masjidnya lalu menanamnya dalam tanah.” (Kasyaf al-Qana’, 1:137)
✅ 𝗛𝗮𝗹 𝗶𝗻𝗶 𝗽𝘂𝗹𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 difatwakan Syaikhul Islam,
وأما المصحف العتيق والذي تَخرَّق وصار بحيث لا ينتفع به بالقراءة فيه ، فإنه يدفن في مكان يُصان فيه ، كما أن كرامة بدن المؤمن دفنه في موضع يصان فيه
Mushaf yang sudah tua atau rusak sehingga tidak bisa dibaca, dia kubur di tempat yang terlindungi.
✅ 𝗦𝗲𝗯𝗮𝗴𝗮𝗶𝗺𝗮𝗻𝗮 𝗸𝗲𝗵𝗼𝗿𝗺𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗷𝗮𝘀𝗮𝗱 seorang 𝗺𝘂𝗸𝗺𝗶𝗻, dia harus dikubur di tempat yang terlindungi (bukan tempat kotor dan tidak boleh diinjak) (Majmu’ Fatawa, 12:599).
✅ 𝗞𝗲𝗱𝘂𝗮, mushaf yang rusak itu dibakar.
𝗜𝗻𝗶 𝗺𝗲𝗿𝘂𝗽𝗮𝗸𝗮𝗻 pendapat Malikiyah dan Syafiiyah.
✅ 𝗧𝗶𝗻𝗱𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗶𝗻𝗶 𝗺𝗲𝗻𝗶𝗿𝘂 𝘆𝗮𝗻𝗴 dilakukan oleh 𝗞𝗵𝗮𝗹𝗶𝗳𝗮𝗵 𝗨𝘀𝘁𝗺𝗮𝗻 radhiyallahu ‘anhu, setelah beliau menerbitkan mushaf induk ‘Al-Imam’, beliau memerintahkan untuk membakar semua catatan mushaf yang dimiliki semua sahabat.
✅ 𝗦𝗲𝗺𝘂𝗮 𝗶𝗻𝗶 𝗱𝗶𝗹𝗮𝗸𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗨𝘀𝘁𝗺𝗮𝗻 untuk menghindari perpecahan di kalangan umat islam yang tidak memahami perbedaan cara bacaan Alquran.
✅ 𝗦𝗮𝗹𝗮𝗵 𝘀𝗮𝘁𝘂 𝘀𝗮𝗸𝘀𝗶 𝘀𝗲𝗷𝗮𝗿𝗮𝗵, Mus’ab bin Sa’d mengatakan,
أدركت الناس متوافرين حين حرق عثمان المصاحف ، فأعجبهم ذلك ، لم ينكر ذلك منهم أحد
✅ 𝗞𝗲𝘁𝗶𝗸𝗮 𝗨𝘀𝘁𝗺𝗮𝗻 membakar 𝗺𝘂𝘀𝗵𝗮𝗳, saya menjumpai banyak sahabat dan sikap Utsman membuat mereka heran.
✅ 𝗡𝗮𝗺𝘂𝗻 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗮𝗱𝗮 seorangpun yang mengingkarinya (HR. Abu Bakr bin Abi Daud, dalam al-Mashahif, hlm. 41).
✅ 𝗗𝗶𝗮𝗻𝘁𝗮𝗿𝗮 𝘁𝘂𝗷𝘂𝗮𝗻 membakar 𝗔𝗹𝗾𝘂𝗿𝗮𝗻 yang sudah 𝘂𝘀𝗮𝗻𝗴 adalah untuk mengamankan firman Allah dan nama Dzat Yang Maha Agung dari sikap yang tidak selayaknya dilakukan, seperti diinjak, dibuang di tempat sampah atau yang lainnya.
وفى أمر عثمان بتحريق الصحف والمصاحف حين جمع القرآن جواز تحريق الكتب التي فيها أسماء الله تعالى ، وأن ذلك إكرام لها ، وصيانة من الوطء بالأقدام ، وطرحها في ضياع من الأرض
✅ 𝗣𝗲𝗿𝗶𝗻𝘁𝗮𝗵 𝗨𝘀𝘁𝗺𝗮𝗻 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 membakar kertas mushaf ketika beliau mengumpulkan Alquran, menunjukkan bolehnya membakar kitab yang disitu tertulis nama-nama Allah ta’ala. Dan itu sebagai bentuk memuliakan nama Allah dan menjaganya agar tidak terinjak kaki atau terbuang sia-sia di tanah (Syarh Shahih Bukhari, 10:226)
Yang tidak boleh dilakukan
✅𝗔𝘀-𝗦𝘂𝘆𝘂𝘁𝗶 𝗺𝗲𝗻𝗷𝗲𝗹𝗮𝘀𝗸𝗮𝗻 beberapa hal yang tidak boleh dilakukan,
إذا احتيج إلى تعطيل بعض أوراق المصحف لبلى ونحوه ، فلا يجوز وضعها في شق أو غيره ؛ لأنه قد يسقط ويوطأ ، ولا يجوز تمزيقها لما فيه من تقطيع الحروف وتفرقة الكلم ، وفي ذلك إزراء بالمكتوب … وإن أحرقها بالنار فلا بأس ، أحرق عثمان مصاحف كان فيها آيات وقراءات منسوخة ولم ينكر عليه
𝗝𝗶𝗸𝗮 𝗱𝗶𝗯𝘂𝘁𝘂𝗵𝗸𝗮𝗻 untuk menghancurkan sebagian kertas mushaf karena sudah usang atau sebab lainnya maka tidak boleh diselipkan di tempat tertentu, karena bisa jadi terjatuh dan diinjak. Tidak boleh juga disobek-sobek, karena akan memotong-motong hurufnya tanpa aturan dan merusak tatanan kalimat, dan semua itu termasuk sikap tidak menghormati tulisan Alquran… jika dibakar denagn api, hukumnya boleh. Utsman membakar mushaf yang ada tulisan ayat Alquran dan ayat yang telah dinasakh (dihapus), dan tidak ada yang mengingkari beliau (al-Itqan fi Ulum Alquran, 2:459).
✅ 𝗕𝗮𝗶𝗸 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗻𝘆𝗮𝗿𝗮𝗻𝗸𝗮𝗻 dikubur atau dibakar, keduanya memiliki alasan yang kuat. Yang lebih tepat adalah memilih cara yang paling efektif, yang paling cepat menghilangkan hurufnya dan paling aman dari sikap tidak hormat.
✅ 𝗜𝗯𝗻𝘂 𝗨𝘁𝘀𝗮𝗶𝗺𝗶𝗻 mengatakan,
التمزيق لابد أن يأتي على جميع الكلمات والحروف ، وهذه صعبة إلا أن توجد آلة تمزق تمزيقاً دقيقاً جداً بحيث لا تبقى صورة الحرف..
Menghancurkan mushaf harus sampai lembut, sehingga hancur semua kata dan huruf. Dan ini sulit, kecuali jika ada alat untuk menghancurkan yang lembut, sehingga tidak ada lagi tulisan hurup yang tersisa… (Fatawa Nur ala ad-Darbi, 2:384).
Allahu a’lam
Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina www.KonsultasiSyariah.com)
💞Barakallahu fiikum💞
•┈┈┈┈•✦🌀💎🌀✦•┈┈┈┈•
[4/10 11.06] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 𝕶𝖚𝖒𝖆𝖗𝖎 ☝: *#RENUNGANQOLBU*
*_Memprioritaskan ibu adalah kunci pembuka pintu rezeki yang paling ampuh dalam hidup. Setiap kali mendapat penghasilan, biasakan untuk selalu memberikan bagian terbaik untuk ibu terlebih dahulu. Beliau adalah malaikat nyata yang menyayangi tanpa syarat, mempertaruhkan nyawa, serta membimbing kita hingga saat ini. Penuhilah segala keinginan dan impian beliau selagi ada kesempatan. Ketika kita tulus membahagiakan dan merawat ibu, alam semesta akan bekerja dengan cara yang ajaib untuk mempermudah jalan hidup kita. Jangan pernah ragu membahagiakannya, sebab keberkahan hidup berawal dari senyumannya._*
*Barakallahu fiikum*🤲🤲🤲
[4/10 11.07] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 𝕶𝖚𝖒𝖆𝖗𝖎 ☝: *‿︵‿︵‿︵‿︵‿︵‿︵*⚜️
*🄺🄰🅃🄰🄻🄾🄶🄸🄺🄰•════*
*¤لسلام عليكم ورحمة الله وبركاته*
* *_Al-Qur'an tidak diturunkan hanya untuk dibaca, tetapi untuk dipahami, direnungkan, dan diam4lkan. Membaca Al-Qur'an adalah ibadah, tetapi tujuan dari petunjuk yang terkandung di dalamnya jauh lebih luas daripada sekadar menyelesaikan bacaan._*
* *_Ayat-ayatnya mengajak kita mengenal Allah, memperbaiki cara berpikir, membersihkan hati, membentuk akhlak, dan mengar4hkan setiap langkah kehidupan agar sesuai dengan apa yang Allah ridhoi._*
_"Jangan sampai lisan kita sibuk membaca Al-Qur'an,.. sementara kehidup4n kita jauh dari nilai-nilai yang diajarkannya."_
*═════🎞️🎞⚜️⚜️═════*
[4/10 11.07] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 𝕶𝖚𝖒𝖆𝖗𝖎 ☝: *MUNAJATQU*
Ahad, 4 Oktober 2026 / 23 Rabi'ul Akhir 1448 H
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
*Ya Allah, Ya Rahman, Ya Rahim.*
Jika Engkau takdirkan panjang usiaku, tetapkanlah aku di jalan-Mu.
Agar aku senantiasa istiqamah menapaki jalan-Mu, teguh menjalankan perintah-Mu, dan tunduk pada ketetapan-Mu.
Jadikanlah diriku orang yang senantiasa menjauhi segala larangan-Mu, agar tidak sia-sia umurku berlalu.
*Ya Allah, Ya Malik, Ya Quddus.*
Jadikanlah keluarga kami keluarga yang senantiasa mencintai-Mu dan mencintai kekasih-Mu di atas segala-galanya.
Anugerahkanlah kepada kami cinta yang tulus, agar hati kami senantiasa saling menenangkan, menguatkan, dan menenteramkan.
*Ya Allah, Ya Rabb.*
*Jika Engkau titipkan kepadaku ujian yang berat untuk kupikul, karuniakanlah kesabaran kepadaku untuk menghadapinya.*
Jagalah qalbu ini dari prasangka buruk kepada-Mu.
Berikanlah cahaya ketabahan untuk mengarunginya.
Kuatkanlah iman agar tidak lebur oleh tangis kepedihan.
Jangan biarkan jiwaku rapuh dalam merenungi hikmah di balik rahasia-Mu.
Lembutkanlah hatiku agar mampu memahami makna cinta-Mu dalam setiap ketetapan-Mu.
*Ya Allah, Ya Bari', Ya Jabbar.*
Jika Engkau berikan kepadaku waktu yang lebih panjang, jadikanlah diriku tamak dalam kebaikan, tidak terlena oleh gemerlap dan penyakit “wah”-nya dunia yang dapat menjerumuskan.
Jadikanlah setiap tambahan usia sebagai kesempatan untuk memperbanyak amal, memperbaiki diri, dan semakin dekat kepada-Mu.
*Ya Allah.*
Di saat roh terpisah dari jasadku, tutupilah segala aibku.
Permudahlah hisabku dan lapangkanlah kuburku.
Tempatkanlah aku di tempat yang terbaik di sisi-Mu, bersama orang-orang yang Engkau cintai dan Engkau ridhai.
آمِيْنُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ
Barakallahu fiikum 🤲
Komentar
Posting Komentar