Postinganku Hari Ini

 [22/2 11.03] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 π•Άπ–šπ–’π–†π–—π–Ž ☝: *ORANG ORANG YANG DICINTAI ALLAH SUBHANAHUWATAALA*



 *1.Orang yg berbuat Baik*


"..Sesungguhnya Allah mencintai orang2 yang berbuat baik." (QS. Al-Baqarah 195)


2. *Orang yang Bertaubat dan Menyucikan Diri*


 "Sesungguhnya Allah mencintai orang2 yg selalu bertaubat dan mencintai orang2 yg selalu menyucikan diri." (QS Al-Baqarah 222)


3. *Orang-orang yang Mengikuti Jejak Rasulullah*

         (QS Ali Imron 31)


     4.*Orang-orang yg Bertaqwa"*...

                                    Maka sesungguhnya Allah mencintai orang2 yang bertaqwa." (QS Ali-Imron 76)


*5.Orang yang Sabar "Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar.* "

(QS Ali Imron 146)


*6.Orang yang Bertawakkal*

 "

...Sesungguhnya Allah mencintai orang yg bertawakkal." (QS Ali Imron 159).


*7.Orang yg Berlaku Adil*


"Sesungguhnya Allah mencintai orang2 yg berlaku adil" (QS Al-Maidah 42)


*8.Orang yg Berperang* *di Jalan Allah* QS As-Shoff 42)


*9.Orang yang Mencintai Allah*(QS Al Baqarah 165, HR Bukhari)


*10.Orang yg Mencintai Sesamanya*

"Barang siapa tidak menyayangi manusia, Allah tidak akan menyayanginya." 

         (HR.Tirmidzi)

πŸ•‹

[23/2 08.43] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 π•Άπ–šπ–’π–†π–—π–Ž ☝: INSPIRASI PAGI :


Urusan rezeki...

Santai saja karena rezeki tidak akan tertukar.


Meskipun kita tidak tahu dimana rezeki, tapi rezeki tahu dimana kita berada.


"Bahkan setiap butir beras yang tumbuh di ladang padi, sudah ditentukan masuk ke mulut siapa." 

(Ali Bin Abi Thalib)


TETAP SEMANGAT

-----------

HJS

[23/2 09.56] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 π•Άπ–šπ–’π–†π–—π–Ž ☝: Wajah-Wajah yang Berseri Karena Puasa


Puasa bukan hanya ibadah menahan lapar dan dahaga. Ia adalah ibadah yang meninggalkan bekas—bukan hanya pada jiwa, tetapi juga pada wajah.


Ada wajah yang biasa saja di dunia. Namun karena puasa, wajah itu menjadi bercahaya di sisi Allah.


_______________________________________


•> Cahaya di Dunia: Ketenangan dan 

   Keikhlasan


Orang yang berpuasa dengan iman dan harapan pahala akan mendapatkan ampunan. Rasulullah ο·Ί bersabda:


> “Barang siapa berpuasa Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

(HR. Muhammad melalui Al-Bukhari dan Muslim)


Ampunan melahirkan ketenangan.

Ketenangan melahirkan cahaya di wajah.


Kita sering melihat seseorang yang rajin berpuasa sunnah—wajahnya teduh, tidak mudah marah, ucapannya lembut. Itu bukan karena fisiknya berubah, tetapi karena hatinya bersih.


Puasa melatih:


• Menahan amarah


• Menjaga lisan


• Mengendalikan hawa nafsu


Hati yang bersih memancarkan keteduhan.


_______________________________________


•> Cahaya di Akhirat: Wajah yang Berseri


Allah berfirman dalam Al-Qur'an:


> “Wajah-wajah (orang mukmin) pada hari itu berseri-seri, kepada Tuhannya mereka melihat.”

(QS. Al-Qiyamah: 22–23)


Dan juga:


> “Pada hari itu ada wajah-wajah yang berseri-seri, tertawa dan bergembira ria.”

(QS. ‘Abasa: 38–39)


Puasa termasuk amalan yang mengantarkan kepada kebahagiaan itu.


Rasulullah ο·Ί bersabda:


> “Orang yang berpuasa memiliki dua kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-nya.”

(HR. Al-Bukhari dan Muslim)


Kebahagiaan ketika bertemu Allah itulah yang menjadikan wajah berseri. Bayangkan seseorang yang di dunia menahan haus demi Allah—lalu di akhirat Allah menyambutnya dengan rahmat dan kemuliaan.


Bagaimana mungkin wajahnya tidak bercahaya?


_______________________________________


•> Puasa adalah Ibadah yang Allah 

    Istimewakan


Dalam hadits qudsi disebutkan:


> “Setiap amal anak Adam adalah untuknya, kecuali puasa. Puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”

(HR. Al-Bukhari dan Muslim)


Puasa begitu istimewa karena:


• Ia tersembunyi


• Ia penuh keikhlasan


• Ia murni antara hamba dan Rabb-nya


Balasan yang istimewa itu termasuk kemuliaan di hari kiamat.


Bahkan Rasulullah ο·Ί menyebutkan adanya pintu khusus di surga bagi orang-orang yang berpuasa, yaitu Ar-Rayyan. Dari pintu itu hanya ahli puasa yang masuk.


_______________________________________


•> Mengapa Wajah Mereka Berseri?


Karena mereka:


✔ Menahan lapar ketika mampu makan

✔ Menahan haus ketika air tersedia

✔ Menahan amarah ketika dihina

✔ Menahan pandangan ketika tergoda


Semua itu dilakukan bukan karena manusia, tetapi karena Allah.


Puasa membakar dosa seperti api membakar kayu kering.

Ketika dosa berkurang, cahaya iman semakin tampak.


Imam salaf berkata bahwa ketaatan itu memiliki cahaya di wajah, kelapangan di dada, dan kecintaan di hati manusia.


_______________________________________


•> Renungan untuk Kita


Ramadhan bukan hanya tentang menahan diri, tetapi tentang memperindah akhir kita.


Mungkin di dunia wajah kita biasa saja.

Mungkin tidak ada yang memuji ibadah kita.


Namun jika puasa kita diterima…


Di hari ketika banyak wajah muram dan gelap karena ketakutan, wajah orang-orang yang berpuasa akan berseri.


Berseri karena ampunan.

Berseri karena rahmat.

Berseri karena pertemuan dengan Allah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Sahabat Nabi SAW

Renungan bakda ashar