Postinganku Hari Ini

 [30/10 05.32] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 𝕶𝖚𝖒𝖆𝖗𝖎 ☝: 🕊️

*SELAMAT HARI JUM’AT*


_"Semoga Allah SWT menguatkan iman kita, mengistiqamahkan kita dalam ibadah dan sunah, melimpahkan keberkahan hidup, serta menerima setiap amal kebaikan kita."_ 


Bagi yang sudah menitipkan hajat / doa, İnsyaallah hari ini kami rekap untuk didoakan besok! 



*Barakallahu fiikum* 🤲🤲🤲

[30/10 05.41] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 𝕶𝖚𝖒𝖆𝖗𝖎 ☝: 𝗛𝗶𝗸𝗺𝗮𝗵 𝗣𝗮𝗴𝗶


Mengucapkan salam kepada orang yang belum dikenal merupakan pembuka hubungan dan pintu menuju keakraban [Ibnu Baththal rahimahullah]


==========

فِي السَّلَامِ لِغَيْرِ الْمَعْرِفَةِ اسْتِفْتَاحٌ لِلْخُلْطَةِ وَبَابُ الْأُنْسِ (شرح صحيح البخاري لابن بطال ١٨/٩)

[30/10 05.47] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 𝕶𝖚𝖒𝖆𝖗𝖎 ☝: Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh


 Perbedaan Antara Iblis, Jin dan Setan


1. IBLIS


Iblis adalah sosok tertentu dari golongan jin yang membangkang kepada Allah ketika diperintahkan bersujud kepada Nabi Adam.


Dalil: QS. Al-Kahfi ayat 50.


> Iblis berasal dari golongan jin dan mendurhakai perintah Tuhannya.


Iblis kemudian bertekad menggoda dan menyesatkan manusia.


2. JIN


Jin adalah golongan makhluk yang diciptakan Allah dari api, berbeda dari manusia.


Dalil: QS. Ar-Rahman ayat 15 dan QS. Al-Hijr ayat 27.


Jin memiliki pilihan dan tanggung jawab atas perbuatannya. Ada jin yang beriman dan ada yang ingkar, sebagaimana diterangkan dalam QS. Al-Jinn ayat 11 dan 14.


Dengan demikian, tidak semua jin itu jahat, dan tidak semua jin dapat disebut Iblis.


3..SETAN


Setan adalah sebutan bagi sosok yang membangkang dan menyesatkan. Dalam Al-Qur'an, setan dapat berasal dari golongan jin maupun manusia.


Dalil: QS. Al-An'am ayat 112.


Setan berusaha menjauhkan manusia dari jalan Allah, membisikkan keburukan, dan mendorong manusia melakukan perbuatan yang salah.


Kesimpulan :


Jin adalah golongannya, Iblis adalah sosok tertentu dari golongan jin, sedangkan setan adalah sebutan bagi penyesat.


Ketiganya bukan tiga jenis makhluk yang sepenuhnya terpisah. Iblis termasuk jin, dan Iblis juga menjalankan peran sebagai penyesat atau setan.


Perlu diperhatikan pula bahwa kata setan tidak selalu merujuk pada makhluk gaib, karena Al-Qur'an juga menyebut setan dari kalangan manusia.

     🙏

💎🌹💎

[30/10 05.49] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 𝕶𝖚𝖒𝖆𝖗𝖎 ☝: *𝗧𝗮𝘂𝘀𝗶𝘆𝗮𝗵 Pagi* 

𓏲ּ𝄢˚.🎀༘⋆﷽˚.𓏲ּ𝄢˚༘⋆

السَّلاَم علیکم ْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكـَـاتُهْ

.

.

🌹◎WAFAT KARENA AL-QUR'AN


(1). Bahz bin Hakim berkata : 

"Zurarah bin Aufa mengimami kami di masjid Bani Qusyair dengan membaca surah al-Muddatstsir. Ketika ia tiba pada ayat : "Apabila ditiup sangkakala" (74 : 8), ia jatuh dalam keadaan sudah meninggal dunia" (Az-Zuhd Imam Ahmad hal 333)


(2). Ibrahim bin Basyar berkata : 

"Ayat yg dibaca ketika Ali bin al-Fudhail wafat saat mendengarnya terdapat di surah al-An'aam :


وَلَوۡ تَرَىٰٓ إِذۡ وُقِفُواْ عَلَى ٱلنَّارِ فَقَالُواْ يَٰلَيۡتَنَا نُرَدُّ


"Dan seandainya engkau melihat saat itu ketika mereka dihadapkan ke Neraka, lalu mereka pun berkata : "Seandainya kami dikembalikan (ke dunia)" (QS. Al-An'aam [6]: 27)" (Siyar A'laamin Nubalaa' VII/408)


(3). Ismail bin Nashr al-Abdi berkata : 

"Seseorang berseru di majelis Shalih al-Marri : "Silahkan berdiri orang-orang yang menangis dan merindukan Surga". Lalu Abu Jahts pun berdiri dan berkata : "Bacalah wahai Shalih firman Allah : 


وَقَدِمْنَآ اِلٰى مَا عَمِلُوْا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنٰهُ هَبَاۤءً مَّنْثُوْرًا, أَصْحَٰبُ ٱلْجَنَّةِ يَوْمَئِذٍ خَيْرٌ مُّسْتَقَرًّا وَأَحْسَنُ مَقِيلًا


"Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu bagaikan debu yang beterbangan. Penghuni-penghuni Surga pada hari itu paling baik tempat tinggalnya dan paling indah tempat istirahatnya" (QS. Al-Furqan [25]: 23-24)


Kemudian Abu Jahts berkata : "Ulangilah, wahai Shalih". Belum juga ia selesai dari membaca ayat tersebut, Abu Jahts pun wafat" (Shifatus Shafwah III/333)


Ustadz Najmi Umar Bakkar

.

.

بَارَكَ اللهُ فِيْكُم

Alhamdulillah 

Selamat Ber Istirahat..

┈••••○❁🌸❁○••••┈

[30/10 08.50] 𝕰𝖓𝖉𝖗𝖆 𝕶𝖚𝖒𝖆𝖗𝖎 ☝: **MUNAJATQU**

Jumat, 30 Oktober 2026 / 19 Jumadil Ula 1448 H


بسم الله الرحمن الرحيم


اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ


*Ya Allah,*

Berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh.


Jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian. Dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan.


(QS. Asy-Syu’ara: 83–85)


*Ya Allah, ya Rabb kami, yang meniupkan kehidupan ke dalam diri kami, yang menguasai napas dan detak jantung kami.*

*Ampunilah dosa kami, kedua orang tua kami, keluarga kami, para guru kami, serta para sahabat kami.*


Karuniakanlah kepada kami umur yang bermanfaat, keselamatan, dan kesehatan yang afiat. Tunjukilah kami jalan yang lurus, jalan yang Engkau ridai. Jadikanlah kami hamba yang selalu bersyukur atas nikmat yang telah Engkau limpahkan.


Berikanlah kepada kami semua kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta hindarkanlah kami dari azab dan siksa api neraka-Mu. Jauhkanlah kami dari fitnah dunia, fitnah akhirat, fitnah kubur, dan fitnah Dajjal.


Ya Allah, akhirilah hidup kami dalam kebaikan, saat sujud, dengan husnul khatimah. Cukupkanlah bekal kami saat tiba waktu Engkau memanggil nanti, dan karuniakanlah rida-Mu. Izinkanlah kami pantas berjumpa dengan-Mu.


آمِينَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ


Barakallahu fiikum 🤲

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Renungan jelang Dhuha

Inspirasi Malam

Postinganku Hari Ini