Postinganku Hari ini

 Inspirasi Pagi :


Ketika kamu berhenti mengeluh, itu tandanya kamu sudah belajar sebuah hal sederhana, yaitu kesabaran.

Bahagia itu sederhana, di mana hati selalu bersyukur atas apa yang kita dapat.


Ingat Surat Ibrahim ayat 7


Tetap Semangat.

---------

HJS

[6/11 09.02] endarkumari: ۞﷽۞


_*Waktu Dhuha......*_

_Jagalah salat dhuha._

_*Berlomba - lombalah dalam kebaikan.*_

_Jangan berhenti hanya karena lelah. Berhentilah ketika tujuan tercapai. Allah tahu kamu sedang berjuang. Teruskan. Boleh menangis, tapi jangan berhenti berdoa. Setiap kesulitan menyimpan hikmah yang Allah rancang khusus untukmu. Allah tidak membebani hamba-Nya di luar kemampuannya. Jika jalan terasa berat, mungkin kamu sedang menuju tempat yang tinggi. Jangan bandingkan rezekimu dengan orang lain, bandingkan dirimu dengan dirimu yang kemarin. Semua yang datang dari Allah, pasti ada kebaikan di dalamnya. Hari ini mungkin berat, tapi esok pasti lebih baik. Kuatkan niatmu, karena Allah bersamamu._

๐Ÿ’š _*Perbanyaklah Sholawat dan Bersyukur.*_

_"Jazallahu 'anna Sayyidana Muhammadan shalallahu 'alaihi wa sallam ma huwa ahluh"._

_Semoga bermanfaat._

[6/11 09.03] endarkumari: *๐Ÿพ===๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด===๐Ÿพ*


`๐ŸƒRUMAH MASA DEPAN๐Ÿƒ`





๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด

(Sungguh aneh) jika jiwa menangis karena perkara dunia (yang terluput) padahal jiwa tersebut mengetahui bahwa keselamatan adalah dengan meninggalkan perkara-perkara dunia.


Tidak ada rumah bagi seseorang untuk ditempati setelah kematian, kecuali rumah yang ia bangun sebelum matinya.


Jika ia membangun rumahnya (tatkala masih hidup) dengan amalan kebaikan maka rumah yang akan ditempatinya setelah matipun akan baik pula.


Harta kita yang kita kumpulkan adalah milik ahli waris kita, dan rumah-rumah (batu) yang kita bangun akan rusak dimakan waktu.


Betapa banyak kota (megah) dipenjuru dunia telah dibangun, namun akhirnya rusak dan runtuh, dan kematian telah menyirnakan para penghuninya.




๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด

Dimanakah para raja dan pimpinan yang dahulu berkuasa..? Agar mereka bisa meneguk cangkir kematian.


Janganlah engkau condong kepada dunia, karena tidak diragukan lagi bahwa kematian pasti akan membuat dunia sirna dan membuat kitapun fana.


Hendaknya engkau beramal untuk rumah masa depan yang isinya adalah keridhoan Allah, dan tetanggamu adalah Nabi Muhammad shollallahu ‘alayhi wasallam, serta yang membangunnya adalah Ar-Rohman (Allah yang Maha Penyayang).


Bangunannya terbuat dari emas, dan tanahnya menghembuskan harumnya misik serta za’faron adalah rerumputan yang tumbuh di tanah tersebut.


Sungai-sungainya adalah air susu yang murni jernih, madu dan khomr, yang mengalir dengan bau yang semerbak.


Burung-burung berkicau di atas ranting dan dahan di atas pohon-pohon yang ada di surga .. mereka bertasbih memuji Allah dalam kicauan mereka.


Siapa yang hendak membangun surga firdaus maka hendaknya ia memenuhinya dengan sholat di dalam kegelapan malam


Jika anda tidak memiliki rumah yang mewah di dunia .. maka raihlah istana megah di akhirat kelak .. dengan sholat di tengah kegelapan malam.




๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด

Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda :


ูˆَุตَู„ُّูˆุง ุจِุงู„ู„َّูŠْู„ِ ูˆَุงู„ู†َّุงุณُ ู†ِูŠَุงู…ٌ ุชَุฏْุฎُู„ُูˆุง ุงู„ْุฌَู†َّุฉَ ุจِุณَู„ุงَู…ٍ


“Dan sholatlah di malam hari tatkala orang-orang sedang tertidur, niscaya kalian akan masuk surga dengan penuh keselamatan..”


Bolehlah engkau miskin di dunia demi membangun istana di surga .. dan janganlah sampai engkau juga miskin dan menderita di akhirat kelak..!!!




๐Ÿพ====๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด====๐Ÿพ

[6/11 09.04] endarkumari: ๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”ฐ


> *BERILMU TAPI TIDAK PERHATIAN TERHADAP AMAL*




Fenomena yang tampak, seringkali ada orang yang rajin menuntut ilmu, tapi enggan untuk mengamalkannya. Sejatinya yang demikian bukanlah dianggap berilmu, karena seharusnya *buah akhir dari benarnya ilmu seseorang adalah dengan mengamalkannya*. Menuntut ilmu merupakan amalan yang agung dan mulia, karena ilmu merupakan *sarana untuk merealisasikan tujuan agung penciptaan manusia yaitu untuk beribadah kepad Allah semata.*




> *Tujuan Mempelajari Ilmu*


Mempelajari ilmu sejatinya bukanlah hanya untuk menguasai ilmu itu sendiri, namun ilmu dipelajari untuk diaplikasikan dalam pengamalan. Seluruh ilmu syar’i yang ada, syariat memerintahkan untuk mempelajarinya sebagai wasilah untuk beribadah kepada Allah, bukan untuk tujuan yang lainnya. Hal ini bisa ditunjukkan dari beberapa sisi berikut :




> *Tujuan Adanya Syariat*


Tujuan adanya syariat adalah agar manusia beribadah kepada Allah, dan tidak mungkin seseorang bisa mengamalkan syariat tanpa mengilmuinya. Inilah tujuan pengutusan seluruh para nabi. Allah Ta’ala berfirman :


ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„ู†َّุงุณُ ุงุนْุจُุฏُูˆุงْ ุฑَุจَّูƒُู…ُ


“ Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu. “ (Al Baqarah : 21)


ุงู„َุฑ ูƒِุชَุงุจٌ ุฃُุญْูƒِู…َุชْ ุขูŠَุงุชُู‡ُ ุซُู…َّ ูُุตِّู„َุชْ ู…ِู† ู„َّุฏُู†ْ ุญَูƒِูŠู…ٍ ุฎَุจِูŠุฑٍ ุฃَู„ุงَّ ุชَุนْุจُุฏُูˆุงْ ุฅِู„ุงَّ ุงู„ู„ّู‡َ ุฅِู†َّู†ِูŠ ู„َูƒُู… ู…ِّู†ْู‡ُ ู†َุฐِูŠุฑٌ ูˆَุจَุดِูŠุฑٌ


“ Alif laam raa, (inilah) suatu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara terperinci, yang diturunkan dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku (Muhammad) adalah pemberi peringatan dan pembawa kabar gembira kepadamu daripada-Nya. “ (Huud:1-2)


ูˆَู…َุง ุฃَุฑْุณَู„ْู†َุง ู…ِู† ู‚َุจْู„ِูƒَ ู…ِู† ุฑَّุณُูˆู„ٍ ุฅِู„َّุง ู†ُูˆุญِูŠ ุฅِู„َูŠْู‡ِ ุฃَู†َّู‡ُ ู„َุง ุฅِู„َู‡َ ุฅِู„َّุง ุฃَู†َุง ูَุงุนْุจُุฏُูˆู†ِ


“ Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya: “Bahwasanya tidak ada Tuhan yang benar melainkan Aku, maka sembahlah Aku. “ (Al Anbiya’: 25)


ุฅِู†َّุง ุฃَู†ุฒَู„ْู†َุง ุฅِู„َูŠْูƒَ ุงู„ْูƒِุชَุงุจَ ุจِุงู„ْุญَู‚ِّ ูَุงุนْุจُุฏِ ุงู„ู„َّู‡َ ู…ُุฎْู„ِุตุงً ู„َّู‡ُ ุงู„ุฏِّูŠู†َ ุฃَู„َุง ู„ِู„َّู‡ِ ุงู„ุฏِّูŠู†ُ ุงู„ْุฎَุงู„ِุตُ


“ Sesunguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab Al Qur’an dengan membawa kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. .Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih dari syirik.“ (Az Zumar : 2-3)


*Beberapa ayat di atas dan banyak ayat lainnya menunjukkan bahwa maksud dari ilmu adalah agar digunakan untuk beribadah kepada Allah saja dan tidak menyembah selain-Nya serta agar melakukan berbagai ketaatan kepada-Nya.*




> *Ruh Dari Ilmu Adalah Amal*


Adanya banyak dalil yang menunjukkan bahwa ruh dari ilmu adalah amal. Tanpa amal, ilmu tidak akan bermanfaat. Allah berfirman :


ุฅِู†َّู…َุง ูŠَุฎْุดَู‰ ุงู„ู„َّู‡َ ู…ِู†ْ ุนِุจَุงุฏِู‡ِ ุงู„ْุนُู„َู…َุงุก ุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ุนَุฒِูŠุฒٌ ุบَูُูˆุฑٌ


“ Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah ulama . Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. “ (Fathir : 28)


ุฃَู…َّู†ْ ู‡ُูˆَ ู‚َุงู†ِุชٌ ุขู†َุงุก ุงู„ู„َّูŠْู„ِ ุณَุงุฌِุฏุงً ูˆَู‚َุงุฆِู…ุงً ูŠَุญْุฐَุฑُ ุงู„ْุขุฎِุฑَุฉَ ูˆَูŠَุฑْุฌُูˆ ุฑَุญْู…َุฉَ ุฑَุจِّู‡ِ ู‚ُู„ْ ู‡َู„ْ ูŠَุณْุชَูˆِูŠ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ูŠَุนْู„َู…ُูˆู†َ ูˆَุงู„َّุฐِูŠู†َ ู„َุง ูŠَุนْู„َู…ُูˆู†َ ุฅِู†َّู…َุง ูŠَุชَุฐَูƒَّุฑُ ุฃُูˆْู„ُูˆุง ุงู„ْุฃَู„ْุจَุงุจِ


“Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada azab akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: *“Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?”* Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.“ (Az-Zumar :9)


Dalil di atas menunjukkan bahwa *ilmu adalah wasilah, bukan merupakan tujuan itu sendiri*. Ilmu adalah wasilah untuk beramal. Setiap hal yang menujukkan keutamaan ilmu maksudnya adalah ilmu yang digunakan untuk beramal. Dan sudah dimaklumi, bahwasanya ilmu yang paling utama adalah ilmu tentang Allah. Oleh karena itu belum akan merasakan keutamaan pemilik ilmu tersebut sampai dia membenarkan konsekuensi dari ilmu tersebut yaitu beriman kepada Allah.




> *Ancaman Bagi yang Tidak Mengamalkan Ilmu*


Terdapat dalil yang menunjukkan ancaman bagi orang yang tidak mengamalkan ilmu yang dimilikinya. Orang yang berilmu akan ditanya tentang ilmunya, apa yang telah dia amalkan dari ilmunya tersebut. Barangsiapa yang tidak mengamalkan ilmunya maka ilmunya sia-sia dan akan menjadi penyesalan baginya. Allah berfirman :


ุฃَุชَุฃْู…ُุฑُูˆู†َ ุงู„ู†َّุงุณَ ุจِุงู„ْุจِุฑِّ ูˆَุชَู†ุณَูˆْู†َ ุฃَู†ูُุณَูƒُู…ْ ูˆَุฃَู†ุชُู…ْ ุชَุชْู„ُูˆู†َ ุงู„ْูƒِุชَุงุจَ ุฃَูَู„ุงَ ุชَุนْู‚ِู„ُูˆู†َ


“ Mengapa kamu suruh orang lain mengerjakan kebaikan, sedangkan kamu melupakan kewajiban dirimu sendiri, padahal kamu membaca Al Kitab (Taurat)? Maka tidaklah kamu berpikir? “ (Al Baqarah : 44)


ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขَู…َู†ُูˆุง ู„ِู…َ ุชَู‚ُูˆู„ُูˆู†َ ู…َุง ู„َุง ุชَูْุนَู„ُูˆู†َ ูƒَุจُุฑَ ู…َู‚ْุชุงً ุนِู†ุฏَ ุงู„ู„َّู‡ِ ุฃَู† ุชَู‚ُูˆู„ُูˆุง ู…َุง ู„َุง ุชَูْุนَู„ُูˆู†َ


“ Wahai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan. “ (Ash Shaf 2-3)


ูˆَู…َุง ุฃُุฑِูŠุฏُ ุฃَู†ْ ุฃُุฎَุงู„ِูَูƒُู…ْ ุฅِู„َู‰ ู…َุง ุฃَู†ْู‡َุงูƒُู…ْ ุนَู†ْู‡ُ ุฅِู†ْ ุฃُุฑِูŠุฏُ ุฅِู„ุงَّ ุงู„ุฅِุตْู„ุงَุญَ ู…َุง ุงุณْุชَุทَุนْุชُ ูˆَู…َุง ุชَูˆْูِูŠู‚ِูŠ ุฅِู„ุงَّ ุจِุงู„ู„ّู‡ِ ุนَู„َูŠْู‡ِ ุชَูˆَูƒَّู„ْุชُ ูˆَุฅِู„َูŠْู‡ِ ุฃُู†ِูŠุจُ


“ Dan aku tidak berkehendak menyalahi kamu dengan mengerjakan apa yang aku larang. Aku tidak bermaksud kecuali mendatangkan perbaikan selama aku masih berkesanggupan. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan pertolongan Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakkal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali.“ (Huud : 88)


Semoga bermanfaat. Menjadi renungan bersama bagi kita, bahwa tujuan kita mempelajari ilmu tidak lain adalah untuk diamalkan. Kita berharap terhindar dari sifat orang yang berilmu tapi tidak perhatian terhadap amal. *Semoga Allah menambah kepada kita ilmu yang bermanfaat dan mengkaruniakan kepada kita istiqomah dalam mengamalkannya.*



๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”ฐ

[6/11 09.05] endarkumari: *┏﷽๐Ÿƒ๐ŸŒท๐Ÿƒ━━━━━━━━━┓*


*ุจِุณْู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ِ ุงู„ู„ู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠْู…ِ*

*ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡ُ*

*ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„ٰู‰ ุณَูŠِّุฏِู†َุงู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَุนَู„ٰู‰ ุงٰู„ِ ุณَูŠِّุฏِู†َุงู…ُุญَู…َّุฏٍ ๏ทบ*


*Pengendalian diri itu penting, salah satunya ketika kita lebih memilih diam dibandingkan harus berperang dengan ego dan emosi orang lain, belajar Ikhlas ketika dituding disalahkan, karena menjelaskan kepada orang yang terlanjur berfikir negatif terhadap diri kita adalah hal sia sia..*


*Biarkan Saja dia Merasa paling benar sehingga dengan bangganya dan percaya dirinya berhujjah Memberi maaf, seolah² orang yg punya salah*


*Ular tidak akan pernah tau bahwa dirinya itu beracun, begitupun manusia tidak tau jika dirinya bersalah. Kebaikan itu dinilai bak sebuah permen, setelah dimakan habis manisnya, sedangkan keburukan bagaikan luka akan membekas selamanya. Itulah sifat manusia.*


*Seperti sudah menjadi qodrat manusia bahwa dirinya selalu merasa diposisi yang benar..*


*Diamlah...*


*Jangan berdebat dengan pembenci, penjelasan yang paling bijak darimu adalah diam, tersenyum dan membiarkan dia merasa paling benar sendiri.*


*Jadi tak perlu berteriak, jika hanya ingin di dengar. Karena, terkadang cara terbaik untuk didengar adalah dengan tetap diam, tenang tanpa berkata sepatah kata pun.*



*۞ุงَู„ู„ู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ุณَูŠِّุฏِู†َุง ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَุนَู„َู‰ ุขู„ِ ุณَูŠِّุฏِู†َุง ู…ُุญَู…َّุฏٍ۞๐Ÿ“ฟ*



๐Ÿƒ♥️๐ŸŒน๐Ÿ“š๐Ÿ“š

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Sahabat Nabi SAW

Inspirasi Pagi