Postinganku Hari Ini

𝗛𝗶𝗸𝗺𝗮𝗵 𝗣𝗮𝗴𝗶


Manusia itu sejatinya menanam kebaikan dan keburukan dengan ucapan dan perbuatannya, kemudian nanti di hari kiamat dia akan memanennya [Ibnu Rajab rahimahullah]



===========

إنَّ الإِنْسَانَ يَزْرَعُ بِقَوْلِهِ وَعَمَلِهِ الحَسَنَاتِ والسيِّئاتِ، ثُمَّ يَحْصِدُ يَوْمَ القِيَامَةِ مَا زَرَعَ (جامع العلوم والحكم ١/١٤٧)

[2/7 06.23] EndraKumari: Inspirasi Pagi :


Kalau ada yang kepo dan gemar mengusik kehidupan kita, padahal kita tidak mengusik hidup dia. Maka itu artinya hidup kita lebih indah dari hidup dia.


Simple kan...😀


"Maka Nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan" (QS. Arrahman 28).


Tetap Semangat

-----------

HJS

[2/7 06.23] EndraKumari: *🖇️ TIGA RAHASIA KEMATIAN 🖇️*


HIDUP di dunia ini hanya sekali dan sebentar. Hidup di dunia juga buka keinginan kita, kita tidak pernah meminta untuk hidup di dunia ini, tetapi takdir Allah yang sudah menentukan dan mengaturnya.


Namun, hidup yang hanya sekali ini harus kita nikmati dan kita jalani dengan sebaik-baiknya, karena kehidupan kita pasti berakhir.


Allah merahasiakan kematian dalam tiga hal, diantaranya:


PERTAMA: WAKTU.

Kita pasti mati pada waktu yang telah ditetapkan. 120 hari di Rahim ibu sudah ditetapkan Rizki, jodoh dan kapan kita akan meninggal. Tidak ada yang bisa mengakhiri kehidupan itu, kecuali waktu yang akan mengakhirinya, karena setiap kita punya waktu masing-masing dan setiap waktu punya ajalnya sendiri. 


Sebagaimana firma Allah Ta’ala dalam Al-Qur’an yang artinya:

"Dan setiap umat mempunyai ajal (batas waktu). Apabila ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan atau percepatan sesaat pun. 

(QS. Al-A’raf: 34).


KEDUA: TEMPAT.

Kita pasti mendatangi tempat kematian kita yang sudah ditetapkan oleh Allah, dimana pun kita berada tanpa melihat batas apapun.


KETIGA: CARANYA.

Kita tidak tahu bagaimana cara kita meninggal, tapi yang pasti Allah juga sudah menetapkan bagaimana cara kita meninggal.


Semua itu merupakan urusan Allah, yang harus kita upayakan sekuat tenaga adalah agar kapan pun dimana pun, dan dengan cara apapun agar kita bisa meninggal dengan Husnul khotimah. Agar akhir hayat kita baik, kuncinya sederhana sekali yaitu mengupayakan diri senantiasa dalam kebaikan.


Rasulullah Sallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda: “Siapa yang telah kalian puji dengan kebaikan, maka telah wajib baginya surga. Dan siapa yang telah kalian cela dengan keburukan, maka telah wajib pula baginya neraka. Kalian adalah syuhada`ullahi (para saksi Allah) di muka bumi.

(HR Muslim).


Makna Husnul khotimah merupakan sebuah akhir yang baik. Maksud akhir yang baik adalah kematian yang berakhir dalam kondisi yang baik atau diridhai oleh Allah Ta’ala.


*والله اعلم بالصواب*

[2/7 06.23] EndraKumari: *Rabu Kliwon*

02 Juli 2025 M

07 Muharram 1447 H


*~~◎❅◎-﷽-◎❅◎~~*

🛡️🇮🇩🙏

 _Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,

 Bismillah....Islah diriku & Saling mengingatkan dlm kebaikan dengan Luruskan Niat Krn Allah SWT,bukan Riya,Pamer,Ujub dll._ 

┏━━━━━━━━━━━━━━┓ 

     *F A E D A H P A G I*

┗━━━━━━━━━━━━━━┛ 


•✽• •✽• •✽• •✽• •✽• •✽•‎ 

Renungan :



*Perselisihan* adalah sesuatu yang tidak mungkin *DIHINDARI* dalam *hubungan* dengan _sesama_.

Menyatukan *dua* bahkan lebih _pemikiran_, _sudut pandang_ dan _kepentingan_ yang *BERBEDA* dengan _latar belakang_ dan _kultur_ yang *BERBEDA* tentu bukan sesuatu yang *MUDAH*.


Dan biasanya dalam *PERBEDAAN* itu akan muncul *PERSELISHAN* yang akan mengganggu _hubungan_.


Berhubungan dengan orang lain juga seringkali membuat kita tidak *sabar* dan merasa *kesal*, Namun jika kita mau _melihat_ *secara luas* _hubungan_ kita dengan sesama, kita akan _menyadari_ bahwa ada *pertumbuhan* di dalam _kedewasaan_ sikap *MENTAL* kita, dimana kita berkesempatan untuk *belajar* menghasilkan hal” yang *BAIK* kedepannya.


Manusia bisa *BELAJAR* dari orang sekitarnya, melalui setiap *AKTIVITAS* yang kita *lakukan* bersama, _kesibukan_ yang menyita waktu *bersama*, *masalah* yang _menerpa_ dalam hubungan *kebersamaan*,

di sanalah kita *BELAJAR* untuk semakin *mengenal* satu sama lain.


Kita harus *SADAR* bahwa saat _berbenturan_ dan saat ada _masalah_, itulah saatnya kita bisa *BELAJAR* untuk 

saling *menajamkan*,

saling *introspeksi* dan 

saling *memperbaiki diri*, agar ke depannya kita bisa menjadi *pribadi* yang lebih *BIJAKSANA* lagi.


Kita tidak bisa *memaksa* semua orang harus *SAMA* seperti diri kita, karena pasti akan selalu ada *PERBEDAAN*, baik dalam tingkat _pendidikan_, _latar belakang_, _status sosial_,

_type kepribadian_, dan lain sebagainya.


Pakailah setiap *MOMENT* untuk _membantu_ kita bertumbuh menjadi *KARAKTER* yang lebih *KUAT* dengan pemikiran yang lebih *MATANG*.


*PERBEDAAN* itu *INDAH* jika disikapi dengan *BAIK* dan *BENAR*



*SELAMAT BERAKTIFITAS* 🙏👍🛡️

_Semoga kita selalu dalam keadaan Bahagia, sehat , istiqomah dan bersyukur ._

_Aamiin yaa Robbal ' alamiin_🛡️🙏🇮🇩

_____________________

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Sahabat Nabi SAW

Inspirasi Pagi