Postinganku Hari Ini

 Inspirasi Pagi :


Tidak Perlu menjadi manusia terbaik, cukuplah berusaha menjadi lebih baik dari sebelumnya.


Tidak perlu menjadi yang paling hebat, cukuplah menjadi orang yang bermanfaat.


"Umat terbaik adalah yang bemanfaat bagi sesama" (HR.Muslim)


Tetap Semangat.

------------

HJS

[12/1 08.21] endarkumari: *╭┈˖⋆ ❁──────────เงกৢ͜͡เชœ་࿐໋₊๐Ÿ‚๐Ÿ•Š️*

*ุจِุณْู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ِ ุงู„ู„ّู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠْู…*


ีeส…ินสินิต ฯินิณษฟ..☕


`๐Ÿฆ‹.ꦿ˻‌࿐Jika pendosa seperti ku tidak mampu mencapai surga suatu saat kelak, hanya dengan amal perbuatan sendiri , setidaknya Aku pernah duduk berkumpul dengan para ahli surga di majelis ilmu nya..Izinkanlah itu menjadi sebab berkumpul kembali bersama mereka di surga_MU..Aamin.. ✍๐Ÿป๐Ÿ•Š️`


     ๐Ÿฆ‹.ꦿ˻‌Coffee Majelis✰⁞ᮬ﷽

*╰┄───┄───┄───࿐໋₊ ☆*

[12/1 08.21] endarkumari: Penyesalan manusia yang ingkar setelah dikubur.


Penyesalan manusia yang ingkar (kafir atau pelaku maksiat yang enggan bertobat) setelah dikuburkan adalah fase awal dari penderitaan panjang menuju akhirat. 

Berdasarkan riwayat-riwayat sahih, penyesalan ini dimulai sejak ruh akan dicabut hingga menetap di alam Barzakh.


Berikut adalah deskripsi penyesalan tersebut berdasarkan dalil-dalil yang kuat:


1. Penyesalan Saat Melihat Malaikat Maut

Penyesalan pertama terjadi sebelum tanah menutupi jasad. Ketika ruh orang yang ingkar akan dicabut, mereka melihat malaikat azab dengan wajah yang menakutkan. Di sinilah mereka memohon untuk dikembalikan ke dunia agar bisa beramal saleh.

Dalil (Al-Qur'an):


"Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: 'Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku berbuat amal saleh terhadap yang telah aku tinggalkan.' Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding (barzakh) sampai hari mereka dibangkitkan." (QS. Al-Mu'minun: 99-100)


2. Teriakan di Atas Keranda (Jenazah yang Menolak)

Dalam hadis sahih, disebutkan bahwa jenazah orang yang buruk amalannya akan berteriak karena ketakutan melihat apa yang menantinya di depan.


Dalil (Hadis):

Rasulullah ๏ทบ bersabda: "Jika jenazah telah diletakkan dan dipikul oleh orang-orang di atas bahu mereka... jika jenazah itu buruk, ia akan berkata: 'Wahai celaka aku, ke mana kalian akan membawaku?' Suaranya didengar oleh setiap makhluk kecuali manusia. Seandainya manusia mendengarnya, niscaya ia akan pingsan." (HR. Bukhari)


3. Ketidakmampuan Menjawab Fitnah Kubur

Setelah dikuburkan dan ditinggalkan oleh pengiringnya, datanglah dua malaikat (Munkar dan Nakir). Orang yang ingkar akan mengalami kebingungan luar biasa dan hanya bisa menjawab "Hah, hah, aku tidak tahu" meskipun di dunia mereka mungkin seorang yang cerdas.


Dalil (Hadis):

Dalam hadis panjang riwayat Al-Bara' bin 'Azib, Nabi ๏ทบ menjelaskan kondisi orang kafir di kubur:


"Lalu datanglah dua malaikat yang membentaknya... keduanya bertanya: 'Siapa Tuhanmu?' Dia menjawab: 'Hah, hah, aku tidak tahu.' Keduanya bertanya: 'Apa agamamu?' Dia menjawab: 'Hah, hah, aku tidak tahu.'..." (HR. Abu Dawud dan Ahmad)


4. Diperlihatkan Tempat Duduknya di Neraka

Penyesalan yang paling menyayat hati adalah ketika mereka diperlihatkan dua tempat: tempat yang seharusnya mereka tempati di surga (jika mereka beriman) dan tempat mereka di neraka.

Dalil (Hadis):

"Adapun orang kafir atau munafik... dikatakan kepadanya: 'Lihatlah tempat dudukmu di neraka, Allah telah menggantikannya untukmu dari tempatmu di surga.' Maka ia melihat keduanya, lalu kuburnya menyempit hingga tulang-tulang rusuknya saling bersilangan." (HR. Bukhari & Muslim)


5. Kehadiran Teman yang Buruk (Amal Buruk)

Di alam kubur, amalnya akan menjelma menjadi sosok makhluk yang berwajah buruk, berpakaian kotor, dan berbau busuk. Makhluk ini akan menyertai mereka hingga hari kiamat.


Dalil (Hadis):

Sosok itu berkata: "Aku adalah amalmu yang buruk." Maka orang yang ingkar itu berkata: "Ya Tuhanku, janganlah Engkau datangkan hari kiamat," karena ia tahu bahwa apa yang ada setelah kubur jauh lebih mengerikan. (HR. Ahmad)


Semoga kita semua bukan termasuk orang-orang yang merugi, Aamiin ๐Ÿ˜‡๐Ÿคฒ๐Ÿป

[12/1 08.21] endarkumari: ๐—›๐—ถ๐—ธ๐—บ๐—ฎ๐—ต ๐—ฃ๐—ฎ๐—ด๐—ถ


Tidaklah seseorang merasakan kesombongan dalam dirinya, melainkan karena ada kehinaan yang tersembunyi di dalam jiwanya [Umar bin Khattab radhiyallahu'anhu]



=============

ู…ุง ูˆَุฌَุฏَ ุฃุญุฏٌ ููŠ ู†َูْุณِู‡ِ ูƒِุจْุฑًุง، ุฅู„ุง ู…ู† ู…َู‡ุงู†ุฉٍ ูŠุฌุฏู‡ุง ููŠ ู†َูْุณِู‡ِ (ุงู„ุจูŠุงู† ูˆุงู„ุชุจูŠูŠู† ูขูฉูค/ูฃ)

[12/1 08.21] endarkumari: ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู…


๐Ÿ‚" Allah itu menutupi 'aib, menunggu taubat, mengampuni, dan menghapus kesalahan.


Sedangkan tabiat manusia, menyebarkan cela, tak menanti penyesalan, sulit memaafkan, dan meminta ganti rugi.


Karena itu hendaknya kita berhati-hati dengan dosa kedzaliman kepada sesama manusia.


Bahkan perkara yang paling agung yg ditekankan oleh Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam dalam khutbah beliau ketika Haji Wada, setelah beliau menekankan kembali masalah tauhid dan keikhlasan, adalah perkara penjagaan terhadap hak-hak sesama Muslim dan peringatan keras terhadap pelanggaran hak-hak sesama Muslim. Baik hak-hak yg terkait dengan darah, harta dan kehormatan seorang Muslim.


Islam sangat melarang keras segala tindakan kedzaliman terhadap sesama muslim. Bahkan seluruh manusia. Baik dalam hal kehormatan, jiwa, raga, ataupun hartanya, oleh karena itu hendaknya sebisa mungkin kita harus menghindari agar kelak kita di akhirat tidak mendapat tuntutan.


Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


ِูŠَุง ุนِุจَุงุฏِู‰ ุฅِู†ِّู‰ ุญَุฑَّู…ْุชُ ุงู„ุธُّู„ْู…َ ุนَู„َู‰ ู†َูْุณِู‰ ูˆَุฌَุนَู„ْุชُู‡ُ ุจَูŠْู†َูƒُู…ْ ู…ُุญَุฑَّู…ًุง ูَู„ุงَ ุชَุธَุงู„َู…ُูˆุง


“Wahai hamba-Ku, sesungguhnya Aku mengharamkan kezaliman atas diri-Ku dan Aku menjadikan kezaliman itu haram di antara kalian, maka janganlah kalian saling menzalimi.” (HR.  Muslim, no. 2577).


Beliau juga bersabda,


ِุงุชَّู‚ูˆุง ุงู„ุธُّู„ู…َ . ูุฅู†َّ ุงู„ุธُّู„ู…َ ุธู„ู…ุงุชٌ ูŠูˆู…َ ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉِ


“Jauhilah kezaliman karena kezaliman adalah kegelapan pada hari kiamat.” (HR. Bukhari, no. 2447, Muslim, no. 2578).


Sufyan Ats Tsauri ุฑุญู…ู‡ุงู„ู„ู‡ berkata,


ู„ุฃู†ْ ุชู„ู‚ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ุจุณุจุนูŠู† ุฐู†ุจุงً ููŠู…ุง ุจูŠู†ูƒ ูˆุจูŠู†ู‡؛ ุฃู‡ูˆู†ُ ุนู„ูŠูƒ ู…ู† ุฃู† ุชู„ู‚ุงู‡ ุจุฐู†ุจ ูˆุงุญุฏ ููŠู…ุง ุจูŠู†ูƒ ูˆุจูŠู† ุงู„ุนุจุงุฏ


“Seandainya engkau bertemu Allah dengan membawa 70 dosa yang kaitannya antara engkau dan Allah, Maka itu lebih ringan, daripada engkau bertemu Allah, dengan membawa 1 dosa yang kaitannya engkau dengan seorang manusia” (lihat: Tanbih al Ghofilin, hal. 380).


Sungguh sangat mudah bagi Allah untuk mengampuni dosa-dosa kita. Dia Tuhan yg Maha Pengampun lagi Penyayang. Adapun dosa kepada manusia, bila dia memaafkanmu, maka alhamdulillah. Namun bila tidak, maka harus ada sidang di akhirat, untuk mengembalikan hak mereka yang terdzalimi.


Semoga Allah Ta'ala menjaga perbuatan, ucapan dan tangan kita dari kebangkrutan di akhirat, adapun jika pernah salah segeralah meminta maaf dan meminta halal atas semua itu, karena lebih baik kita selesaikan didunia yg masih mudah, murah dan ringan ini dari pada kelak harus kita pertanggung jawabkan di akhirat yang amat berat.


*

✍️ Habibie Quotes, 18/10/20

IG - www.instagram.com/habibiequotes_

TG - 


๐Ÿ”ธ

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Sahabat Nabi SAW

Inspirasi Pagi